Riset Determinan stunting di Provinsi Jambi


WHO mencatat 36,6% anak di Indonesia terkategori minimum acceptable diet. Data Survei Konsumsi Makanan Individu tahun 2014 menunjukkan bahwa asupan anak >6 bulan cenderung mengonsumsi 95% dari kelompok serealia (karbohidrat), sangat kurang pada kelompok protein, buah dan sayur.  Tidak mengherankan jika angka stunting di Indonesia tidak berubah dan cenderung meningkat. Terjadinya gagal tumbuh (growth faltering) mulai bayi berusia 2 bulan, dampak dari calon ibu hamil (remaja putri) yang sudah bermasalah, dilanjutkan dengan ibu hamil yang juga bermasalah.

Stunting juga menjadi masalah di Provinsi Jambi. Walau proporsi stunting dapat ditekan dari 37,8% di tahun 2013 menjadi 30,1% di tahun 2018 (sedikit di bawah angka nasional), namun terdapat prevalensi di kabupaten dalam Provinsi Jambi termasuk kategori masalah stunting berat (>40%). Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Kerinci dengan angka 55,3% tahun 2013 dan 42,4% tahun 2018, diikuti Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan 48,5% tahun 2013 dan 40,9% tahun 2018, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang justru mengalami kenaikan signifikan dengan angka prevalensi 29,6% di tahun 2013 meningkat menjadi 44% di tahun 2018. Akan tetapi, prevalensi stunting (30,3%) untuk kelompok umur Bawah Dua Tahun (Baduta) justru di atas angka nasional (29,9%) dengan pembagian 15,7% kategori sangat pendek dan 14,6% untuk kategori pendek.

Bidang Pemerintahan Balitbangda Provinsi Jambi bersama TIM Peneliti melaksanakan diskusi bersama Dinas Kesehatan Dan Bappeda Tanjab Timur.  Disamping diskusi dengan Pemerintah daerah, TIM Peneliti juga melakukan diskusi dengan masyarakat di Kabupaten Kerinci untuk menemukan permasalahan terjadinya stunting berdasarkan pengalaman dan pengetahuan ibu-ibu dalam mendidik dan merawat anak sejak lahir. Novia, selaku ketua Tim Peneliti pada sub bidang Pemerintahan mengatakan berdasarkan analisis sementara diketahui bahwa pola asuh dan pengetahuan ibu menjadi penyebab utama tingginya kasus stunting di Kabupaten kerinci. Disamping itu asupan makanan bagi ibu hamil dan anak juga cendrung menjadi faktor penunjang terjadinya stunting. (jm)

 

Kembali