Kertas Kerja DRD tentang Stunting


Menindaklanjuti isu aktual dalam bidang kesehatan, DRD Provinsi Jambi yang di pimpin oleh Bapak Ir. Husni Jamal, M.Agr.St mencoba menyampaikan kertas kerja kepada Gubernur Jambi mengenai strategi pencegahan dan penanganan stunting pada Balita di Provinsi Jambi yang ditulis oleh Dr. Umi Kalsum M.Kes.

Umi Kalsum dalam kertas kerjanya menyebutkan bahwa setidaknya ada Tiga Komponen utama penanggulangan stunting yakni, pola asuh, pola makan dan air bersih/sanitasi. Berdasarkan strategi nasional yang bertumpu pada intervensi gizi spesifik dan sensitif yang merupakan aksi dari multisektor secara terpadu maka diperlukan kajian untuk merumuskan strategi pencegahan dan penanganan stunting yang berbasis bukti dan lokal spesifik.

Sebagai strategi, Posyandu merupakan garda utama pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat. Peran posyandu dalam penanggulangan stunting di Indonesia sangatlah penting, khususnya upaya pencegahan stunting pada masa balita. Melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang dilakukan satu bulan sekali melalui pengisian kurva KMS, balita yang mengalami permasalahan pertumbuhan dapat dideteksi sedini mungkin, sehingga tidak jatuh pada permasalah pertumbuhan kronis atau stunting. Disamping itu, Anak yang berpotensi mengalami stunting, tentunya akan mendapatkan evaluasi untuk dicari faktor penyebab dan risiko. Analisis faktor penyebab tentunya memerlukan peran lintas sektor dan program, oleh karena itu balita yang memiliki potensi gangguan pertumbuhan selanjutnya akan dilakukan kunjungan rumah untuk menilai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya, termasuk faktor keluarga dan lingkungan.

Kembali